News Detail

TINGKATKAN LITERASI PASAR MODAL, OJK GELAR SOSIALISASI DAN EDUKASI PASAR MODAL TERPADU DI JAMBI

TINGKATKAN LITERASI PASAR MODAL, OJK GELAR SOSIALISASI DAN EDUKASI PASAR MODAL TERPADU  DI JAMBI
7/4/2024

Jambi, 17 Mei 2024 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self Regulatory Organization (SRO) terus berupaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan serta perlindungan konsumen kepada masyarakat di Provinsi Jambi melalui kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT). SEPMT merupakan salah satu satu bentuk komitmen OJK untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor Pasar Modal

Jambi merupakan provinsi ke-3 pelaksanaan SEPMT di tahun 2024 yang diselenggarakan pada tanggal 15-17 Mei 2024. Rangkaian SEPMT di Provinsi Jambi diselenggarakan melalui sejumlah kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan, antara lain:

1.    Pemberian Corporate Social Responsibility (CSR) kepada pemerintah Provinsi Jambi berupa 2 (dua) unit mobil ambulan serta sarana prasarana Galeri Investasi yang berkedudukan di Universitas Jambi dari panitia Pasar Modal Indonesia.

2.    Coaching Clinic Bursa Karbon kepada Aparatur Sipil Negara Provinsi Jambi;

3.    Sosialisasi Alternatif Pendanaan UMKM Melalui Securities Crowdfunding kepada UMKM potensial;

4.    Pertemuan secara intimate dengan calon Emiten potensial di Jambi dalam rangka optimalisasi peran pasar modal

Dalam kegiatan Kuliah Umum Universitas Jambi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi menyampaikan bahwa jumlah investor Pasar Modal terus meningkat dengan mayoritas investor didominasi oleh kalangan milenal dan gen Z di bawah usia 30 tahun dengan persentase mencapai 55,98 persen. Untuk itu diperlukan pemahaman masyarakat khususnya mahasiswa terkait manfaat dan risiko dari berbagai produk investasi di Pasar Modal agar tidak mudah tergiur oleh penipuan berkedok investasi.

Selain dalam acarat tersebut, Inarno memberikan sambutan dalam sosialisasi kepada komunitas perempuan di Jambi. Inarno menyampaikan agar masyarakat tetap waspada terhadap banyaknya penipuan berkedok investasi yang berpotensi merugikan masyarakat. OJK berharap dengan diselenggarakannya rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Jambi yang kemudian mendorong pergerakan roda perekonomian melalui sektor Pasar Modal agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.